Senin, 10 Januari 2011

TIK??
mungkin sudah banyak yang mengerti tentang pengertiannya,,
ya benas sekali,, TIK adalah  teknologi Informasi dan komputer. Biasanya pelajaran TIK sudah ada dari bangku sekolah dasar. Bahkan sekarang internet sedang merajalela tidak tanggung-tanggung, internet sudah bisa masuk desa,, hehe,,

    internet adalah sebuah jaringan network yang bekerja dengan modem. jaman sekarang internet sudah ada dimana-mana bahkan kita bisa ber-internet ria dengan menggunakan Wi-Fi.

    apakah TIK dan Internet sangat begitu pending bagi manajemen pendidikan?? jawabannya ya,, karena dalam manajemen pendidikan seorang manajer harus selalu haus dengan berita tentang pendidikan, dengan kata lain seorang manajer harus selalu aktif kedalam dunia maya untuk mendapatkan sebuah informasi tersebut. TIK juga sangat begitu penting untuk pembelajaran di jurusan. contohnya ya tadi, manajemen pendidikan. saya sebagai mahasiswa di jurusan manajemen pendidikan sangat penting memepelajari tentang TIK bahkan internet, karena sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai masalah.

Senin, 03 Januari 2011

Resep Ayam Penyet

Ayam Penyet, yang pasti jika menyantap menu ayam yang satu ini lidah terasa terbakar. HUahhhhh…!!!! Ayam Penyet dengan sambal yang pedas menggigit pastinya bikin ketagihan. Nikmatnya…….Daripada makan Ayam Penyet diluar terus, mending sekali-kali bikin sendiri aja. Berikut ini step by step memasak Ayam Penyet.
Resep Bahan Ayam Penyet :
  • 1 ekor ayam berukuran kecil, potong menjadi empat bagian
  • 300 ml air
  • 2 lembar daun salam
  • minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Resep Bumbu Ayam Penyet (haluskan) :
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sendok tek ketumbar
  • 1 cm kunyit
  • 3 cm jahe
  • 3 cm lengkuas
  • 1 1/2 sendok teh garam
Resep Bahan Sambal Ayam Penyet :
  • 3 butir bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 6 buah cabai merah keriting
  • 5 buah cabai rawit merah
  • 1/2 buah tomat
  • 1 sendok makan terasi goreng
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1 sendok makan irisan gula merah
  • 1 ikat kemangi, ambil daunnya
  • 2 buah jeruk limau, belah dua
Cara Memasak Ayam Penyet :
  1. Lumuri ayam dengan bumbu yang dihaluskan. Tambahkan daun salam dan air. Masak hingga daging ayam empuk. Angkat dan sisihkan.
  2. Goreng daging ayam hingga matang. Angkat dan tiriskan.
  3. Sambal : Tumis bawang merah, bawang putih, cabai, dan tomat hingga layu. Haluskan bersama terasi, garam, dan gula. Tambahkan air jeruk limau dan daun kemangi. Aduk rata.
  4. Letakkan ayam goreng di atas sambal. Penyet-penyet hingga sambal menempel pada daging ayam.

Iga Sapi

Semangkok sop iga disajikan mengepul panas. Daging iganya empuk dengan hirupan kuah kaldu sapi yang gurih. Dinikmati bersama tempe penyet dalam cobek plus sambal terasi wuih...uenak tenan!

Warung Ngalam terletak di keramaian Jl. Wahid Hasyim. Tempatnya tidak besar kerena berada di halaman depan Midori, sebuah rumah makan Jepang. Karena space-nya kecil, warung ini dibuat memanjang dengan kedua sisi meja yang menempel di dinding dinding kayu. Kalau malam, lampu-lampu hias gantung akan menyala memberikan suasana temaram yang meriah.

Sesuai dengan namanya Ngalam alias Malang, menu-menu yang ditawarkan di warung ini didominasi oleh menu-menu Jawa Timuran seperti tahu telor, lontong cap go meh, rawon, atau rujak cingur. Kemudian ada pula sate telesketep alias sate brutu (pantat) ayam, sayur lodeh, ikan bawal goreng, dan masih banyak lainnya.

Cuaca gerimis malam itu membuat saya memutuskan untuk memilih Sop Iga Sapi dan Tempe Penyet. Sedangkan kedua teman saya memesan Sayur Lodeh dan Rujak Cingur. Sambil menunggu pesanan, kami pun asyik memperhatikan kamus bahasa Ngalam alias Malang, yang mengeja kata dari arah belakang. Misalnya "berapa = orip", "gemuk = umel" atau "sehat = tahes".

Tak lama sop iga sapi disajikan dalam keadaan mengepul panas dengan taburan bawang goreng. Untuk menemani sop iga ini, sepiring nasi putih langsung saya ambil sendiri dari rice cooker yang tak jauh dari tempat saya duduk. Wah, mantap kan? Apalagi nasi ini boleh diambil sepuas hati dengan hanya cukup membayar Rp 4000,00.

Irisan iga sapi diselingi dengan kentang, wortel, tomat plus daun bawang. Setelah ditambahkan perasan jeruk nipis, saya menghirup perlahan kuahnya. Slurpp... kuah kaldu sapi yang lezat langsung menari-nari di lidah. Dagingnya empuk membuat saya dengan mudah meloloskannya dari tulang-tulang.

Tempe penyetnya terdiri dari beberapa iris tempe tipis yang digoreng garing. Tempenya berkualitas bagus seperti layaknya tempe Malang dengan jajaran biji kedelai yang padat. Tempe ini disajikan dengan cobek, dibawahnya ada gerusan sambal terasi yang menerbitkan air liur. Tempe yang gurih makin lezat saat dicocol dengan sambal huah... mantap pedasnya.

Sementara itu teman saya juga asyik menikmati semangkok sayur lodeh. Kuahnya yang kemerahan khas lodeh gaya Jawa yang bumbunya diuleg. Isinya terdiri dari terong, tempe, jagung manis, dan cabe ijo yang diiris kasar. Rasanya gurih-gurih pedas. Buat yang kangen menikmati sayur lodeh, yang satu ini rasanya boleh juga.

Rupanya rujak cingur milik 'tetangga' juga tampak menggiurkan. Si rujak cingur ini tampil medhok disiram bumbu petis yang royal berwarna coklat sedikit kehitaman. Cingur alias cungur sapinya terasa lembut. Selain itu ada irisan timun, nenas, tauge, kacang panjang, tahu, dan pastinya irisan cingur sapi yang dipotong dadu. Nyam nyam... uenake rek!

Apalagi untuk kesemua hidangan lezat ini kami membayar Rp 30.000,00  untuk sop iga sapi yang lezat, Rp 7000,00 untuk sayur lodeh, dan Rp 18.500,00 untuk rujak cingur. Pastinya lain kali saya pasti bakal kembali untuk mencicipi hidangan lezat lainnya di warung ini